Hot News
Thursday, January 12, 2017

Selamat Tinggal Presiden Barak Obama

Barack Obama



INDOPOST, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan pidato perpisahannya sebagai pemimpin negara di kota Chicago, Selasa (10/1/2017) malam. Setelah memimpin AS selama delapan tahun, Obama memaparkan prestasi pemerintahannya dan menyebut tantangan yang akan dihadapi oleh AS.

Ia menyebut pemulihan kondisi ekonomi, perjanjian nuklir dengan Iran, normalisasi hubungan dengan Kuba dan pembunuhan Osama bin Laden sebagai pencapaian besar pemerintahannya.
Sebaliknya, Obama juga mengakui kegagalannya untuk menghentikan perpecahan, diskriminasi rasial, kesenjangan sosial serta kelemahan sistem pendidikan dan pengobatan di Amerika.
Ada banyak pasang surut yang dirasakan oleh rakyat Amerika dan masyarakat dunia selama delapan tahun kepemimpinan Obama. Ia mengambil alih kemepimpinan AS ketika negara itu sedang terpuruk dalam resesi ekonomi besar setelah tahun 1929 dan ketika pasukan AS sedang terlibat perang di Afghanistan dan Irak.

Masyarakat Amerika juga tengah bergelut dengan berbagai masalah seperti, pengangguran, resesi ekonomi, kesenjangan pendapatan yang besar dan konflik sosial. Dalam situasi seperti itu, Obama tampil dengan slogan perubahan dan mampu merebut hati warga Amerika.

Selama delapan tahun ini, Obama menyaksikan kesuksesan pemerintahannya dan juga kegagalan di berbagai bidang. Di sektor ekonomi, meskipun Obama mampu mengurangi tingkat resesi ekonomi, namun kebijakan fiskalnya telah menambah utang pemerintah federal. Kegagalannya mewujudkan stabilitas anggaran menyebabkan penutupan pemerintah federal untuk kedua kalinya dalam sejarah Amerika.

Meski sukses meloloskan undang-undang layanan kesehatan yang disebut Obamacare, tapi Obama gagal memberi pelayanan yang semestinya kepada masyarakat Amerika di bidang kesehatan.
Selain itu, kesenjangan pendapatan naik tajam di Amerika, diskriminasi rasial memperlihatkan wajah yang lebih garang dan kasus kekerasan jalanan semakin sering ditemukan.

Di bidang sosial, Obama gagal mewujudkan pembagian pendapatan secara adil, melarang penggunaan senjata api, memperkuat toleransi dan memperbaiki undang-undang imigrasi.
Dalam kebijakan luar negeri, pemerintahan Obama mencatat beberapa kesuksesan dan kegagalan. Di samping perjanjian nuklir dengan Iran, normalisasi hubungan dengan Kuba dan pembunuhan Osama bin Laden, Washington menyaksikan banyak kegagalan selama depalan tahun terakhir.
Di bawah kepemimpinan Obama, dunia menyaksikan ketegangan yang luar biasa antara AS dan Rusia, kegagalan Washington melawan ancaman terorisme dan kemunculan kelompok-kelompok teroris baru seperti Daesh.

Peraih Hadiah Nobel ini tidak berhasil mengubah kebijakan konfrontatif dan militerisme Amerika di dunia. Ia bahkan tampak lebih agresif dalam mengeluarkan perintah serangan menggunakan drone, di mana sejumlah besar warga sipil tewas di berbagai penjuru dunia.

Dapat dikatakan bahwa tingkat kegagalan Obama jauh lebih besar dari kesuksesannya selama menahkodai Gedung Putih. Jika bukan karena ini, rakyat Amerika tentu akan memilih sosok seperti Hillary Clinton untuk melanjutkan jalan Obama. Namun akhirnya mereka menjatuhkan pilihannya pada Donald Trump. 


(rm/indo)
Item Reviewed: Selamat Tinggal Presiden Barak Obama Rating: 5 Reviewed By: The Indonesian Post