Hot News
Tuesday, January 3, 2017

Sejumlah Tempat Wisata di Malang Padat Pengunjung Hingga Bikin Macet

Sejumlah Tempat Wisata di Malang Padat Pengunjung Hingga Bikin Macet



INDOPOST, MALANG - Libur natal dan Tahun Baru berbarengan dengan libur sekolah, tempat tempat destinasi wisata di wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang) padat pengunjung. Akibatnya jalanan menuju sejumlah tempat wisata di wilayah Malang Raya diwarnai dengan kemacetan. Termasuk jalur menuju wisata pantai di Malang Selatan.

Salah satunya adalah kemacetan kendaraan yang cukup parah terjadi di sepanjang jalan menuju Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, dan Jalur Lintas Selatan (JLS). Kemacetan yang paling parah, yakni pada malam Tahun Baru, pada Sabtu (31/12/2016) lalu hingga hari Senin, (02/02/2017).

Pantauan wartawan, mulai Wisata Hawai Waterpark Singosari hingga Wisata Pantai Malang Selatan, jalanan padat. Juga beberapa jalur menuju tempat wisata di kota Batu sangat padat.

Bahkan, jelajah awak media, jarak tempuh dari Kecamatan Lawang hingga Kota Malang butuh waktu lima jam pada Minggu, (1/1/2017). Tidak hanya itu untuk bisa memasuki kawasan wisata pantai Malang Selatan, dibutuhkan waktu enam jam untuk menuju Pantai Balekambang dari pusat kecamatan Bantur. Tercatat, kawasan wisata Pantai Balekambang merupakan favorit bagi para wisatawan, baik warga lokal maupun luar daerah Jawa Timur (Jatim), juga manca negara.

Setiap tahun mayoritas  wisatawan merayakan malam Tahun Baru menghabiskan waktunya di Pantai Balekambang.  Juga berdekatan dengan pantai itu yang berada di wilayah Kecamatan Bantur juga terdapat Pantai Ngudel dan Pantai Batu Bengkung, dan puluhan pantai lain yang memiliko panorama alam luar biasa.

Direktur Usaha Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa Kabupaten Malang, Ahmad Faiz Wildan mengatakan, selama libur sekolah, Natal dan Tahun Baru 2017, Pantai Balekambang dipenuhi pengunjung. Sehingga jalur dari arah Kepanjen dan Gondanglegi terjadi peningkatan kendaraan bermotor. Apalagi, jalur yang menuju Pantai Balekambang, kemacetan hingga berjam-jam terjadi.

"Selama libur Natal dan Tahun Baru 2017, jumlah pengunjung di Pantai Balekambang mencapai 30 ribu orang. Jumlah pengunjung tersebut telah meningkat dibanding pada tahun lalu yang hanya 23 ribu orang pengunjung," ungkap Direktur Usaha Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa Kabupaten Malang, Ahmad Faiz Wildan, Senin (2/1/2017) sore.

Menurutnya, dalam satu tahun terakhir ini, jumlah wisatawan di Kabupaten Malang meningkat signifikan. Apalagi adanya beberapa tempat wisata pantai baru di buka. Selain itu, pantai-pantai di wilayah Kabupaten Malang ini telah populer memiliki keindahan panorama alam yang tak kalah dengan sejumlah pantai di wilayaj jawa timur lainnya. Sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang menuju kawasan wisata pantai.

Perlu Pelebaran Jalan di Malang Selatan
 
Sementara, salah satu penikmat wisata pantai asal Kabupaten Gresik, Syaiful Arif (39) menilai akses jalan menuju wisata di Malang Selatan kurang lebar, sehingga pada musim liburan seperti sekarang arah menuju destinasi wisata sangat padat.

"Saya hanya penikmat dan memberikan saran saja bagi Pemerintah agar jalur menuju wisata dari arah Kecamatan Gondanglegi ke selatan arah Kecamatan Bantur hingga ke JLS dan Pantai untuk dilebarkan," harapnya.

Dia mengatakan, melihat animo masyarakat dari berbagai daerah yang antusias menikmati keindahan alam Malang Selatan merupakan potensi emas bagi Pemerintah untuk mendongkrak pendapatan.

"Hanya saja infrastruktur jalannya saya anggap belum memadai, kurang lebar," ujarnya.

Pantauan wartawan, selain wisata pantai, tempat wisata lainnya di wilayah Kabupaten Malang yang juga dipadati pengunjung, Diantaranya, Hawai Waterpark di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Taman Wisata Air Wendit, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, dan Taman Rekreasi Sengkaling, Desa Dau, Kecamatan Dau. Karena ketiga tempat wisata tersebut juga menjadi primadona pengunjung wisata.

Terpisah, Direktur Utama Hawai Waterpark Bambang Yudo mengatakan, selama libur sekolah, Natal, malam Tahun Baru di bulan Desember 2016, serta Tahun Baru 2017, tempat wisata yang dikelolah, dipenuhi pengunjung. Bahkan, pada malam tahun baru jumlah pengunjung Hawai Waterpark mencapai 3000 ribu orang pengunjung.

"Rata-rata selama libur sekolah, jumlah pengunjung mencapai 1000-1500 orang," beber dia.

Dijelasksan, Hawai Waterpark merupakan wisata air yang  memiliki 16 wahana. Sehingga pengunjung yang datang ke Hawai Waterpark menemukan sensasi baru.Apalagi, pengelola selalu mengikuti perkembangan teknologi, salah satunya adalah permainan twister 10 dimensi, mandi busa, dan yang paling ditunggu-tunggu pengunjung adalah wahana gelombang tsunami.


(sp/indo)
Item Reviewed: Sejumlah Tempat Wisata di Malang Padat Pengunjung Hingga Bikin Macet Rating: 5 Reviewed By: The Indonesian Post