Hot News
Monday, January 2, 2017

Kapolri: Kasus Pulomas Murni Perampokan

Petugas kepolisian berjaga di lokasi perampokan sadis yang terjadi di Jalan Pulomas Utara, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016). Polisi masih menyelidiki barang-barang yang hilang dalam rumah mewah tersebut. (Munzir)



INDOPOST, JAKARTA – Setelah berhasil meringkus empat pria yang diduga pelaku perampokan dan pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur, aparat kepolisian segera mengembangkan kasus.
Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian pengembangan harus segera dilaksanakan untuk mendukung hasil kesimpulan sementara polisi, bahwa tragedi yang menimpa Dodi Triono dan keluarga murni perampokan dan pembunuhan.

Tito menjelaskan, proses pengembangan diawali dengan penelusuran asal muasal berbagai barang-barang yang digunakan dalam melancarkan aksi perampokan dan pembunuhan. Selanjutnya, barulah menyentuh ke bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian perkara.

“Kami akan lakukan pengembangan. Pertama, mobil yang dipakai untuk alat melakukan kejahatan tersebut. Kedua adalah senjata api, dan ketiga parang atau sajam. Berikutnya barang bukti yang tersisa yang kita ambil di lokasi,” beber Tito saat ditemui di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (2/1).

Klaim eks Kapolda Metro Jaya ini, pihaknya akan segera mempublikasikan dengan rinci hasil pengembangan mereka. Tujuannya agar publik tahu bahwa peristiwa yang ‘geger’ di sela-sela sidang Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu murni perampokan.
“Kami berencana akan merilis ini secara lengkap sehingga teman-teman tahu ini murni perampokan,” tegas Tito.

Diakuinya, polisi mengambil kesimpulan sementara bahwa tragedi di Pulomas itu tidak ada unsur bisnis bahkan politik. Simpulan ini didasarkan pada keterangan salah satu pelaku, Erwin Situmorang.
“Kami sudah tanya dari Erwin, anggota kita tanya apakah ada yang menunjukkan rumah tersebut. (Kata Erwin) tidak ada, itu kebetulan saja,” beber mantan Kepala BNPT ini.

Seperti diketahui, polisi sudah meringkus empat pria yang diduga sebagai pelaku perampokan dan pembunuhan sadis di Pulomas, 26 Desember 2016. Dimana, satu diantara empat pelaku, Ramlan Butar-butar meninggal dunia akibat melawan saat hendak ditangkap.

Penangkapan pertama terjadi di kontrakan di Jalan Kalong RT 08 RW 02, Kelurahan Bojong Rawa Lumbu, Kecamatan Rawa Lumbu, Bekasi, Rabu 28 Desember 2016. Kala itu, Ramlan dan Erwin berhasil diringkus bersamaan.

Dua hari berselang, polisi menangkap sopir yang membawa mobil ke kediaman Dodi, Alfins Bernius Sinaga. Ia ditangkap di Perumahan Vila Mas, Bekasi Utara pada Jumat pekan lalu.

Terakhir, kemarin pagi giliran Ridwan Sitorus alias Ius Pane yang disergap. Ius berhasil melarikan diri hingga ke Medan. Sosoknya terlihat dan ditangkap di pangkalan bus Antar Lintas Sumatera (ALS), Jalan Sisingamangaraja, Medan, Minggu (1/1).


(Zhacky/indo)
Item Reviewed: Kapolri: Kasus Pulomas Murni Perampokan Rating: 5 Reviewed By: The Indonesian Post