Hot News
Friday, December 30, 2016

Ini Dia 5 Senjata Rusia Paling Berbahaya Tahun 2030

Yars 24



INDOPOST, MILITER - Pemerintah Rusia memiliki rencana besar untuk pembenahan pasukannya, dan berencana untuk mengganti 70 persen dari peralatannya hingga 2020. Jet tempur baru, pembom baru, kapal induk, kapal perusak dan senjata nuklir akan mengalir ke Angkatan Bersenjata Rusia yang akan meningkatkan kemampuan mereka untuk melindungi perbatasan mereka dan beroperasi jauh dari rumah.

Rencana tersebut muncul ketika harga minyak tinggi dan ekonomi Rusia booming. Namun sejak harga minyak jatuh disusul sanksi Eropa sejumlah proyek menarik masih bertahan di meja gambar dan jika situasi berubah bisa masuk layanan pada tahun 2030.

Apa saja senjata yang akan menjadi kekuatan paling menakutkan milik Rusia pada 2030? Berikut lima di antaranya.
 
1.Rudal RS-24 Yars
 
 RS-24 Yars / Sputnik

Dalam beberapa tahun terakhir Rusia telah menempatkan intercontinental Balistic Missile (ICBM) pada proses pembangan dengan mengganti peluncur silo menjadi peluncur mobile yang bisa berpatroli di banyak pedesaan Rusia.

Yang terbaru adalah RS-24 Yars yang memasuki layanan pada tahun 2010, Yars dilengkapi dengan empat multiple independently targetable dan maneuverable reentry vehicles yang masing-masing mengemas hulu ledak nuklir 150-to-250-kiloton. (Sebagai perbandingan bom yang dijatuhkan di Hiroshima adalah sekitar 15-18 kiloton.)

Rudal Yars dilaporkan memiliki jangkauan 6.800 mil, sehingga mampu menyerang setiap titik di Amerika Serikat, Alaska dan Hawaii. Rudal ini menggunakan jaringan dan navigasi navigasi satelit GLONASS yang merupakan versi GPS Rusia untuk mencapai kesalahan target hanya dalam diameter 250 meter. Akurasi tinggi ini membuat Yars akan menjadi senjata serangan pertama yang sangat bebahaya.
 
 
 2. PAK-FA
 
 T-50 / PAK FA

Pesawat tempur generasi kelima pertama Rusia, PAK-FA adalah sebuah proyek bersama dengan India untuk memproduksi, pesawat tempur multiperan siluman bagi kedua negara.

Jet tempur sedang dikembangkan oleh Biro Desain Sukhoi yang sudah dikenal melahirkan pesawat-pesawat berbahaya.

PAK-FA akan memiliki radar active electronically scanned array radar untuk melacak dan menembak jatuh musuh dan electro-optical sensor untuk digunakan terhadap sasaran darat.

Pesawat ini akan membawa sampai enam rudal udara ke udara dan udara ke darat di teluk internal. Badan pesawat akan didukung oleh dua mesin “izdeliye 30” yang berada di kelas 40.000 pound, sebuah mesin baru yang akan menggantikan mesin seri Saturnus yang digunakan saat ini.

Kombinasi tenaga mesin kuat dan trust vectoring yang mampu bergerak ke semua arah akan membuat pesawat ini sebagai sebuah pesawat tempur yang sangat berbahaya bagi siapapun yang menjadi lawannya.
3. Kapal Induk Kelas Storm
Model kapal Induk Storm / Sputnik 
Rusia saat ini hanya memiliki satu kapal induk, Admiral Kuznetsov yang sudah tua dan harus diakui tidak lagi tidak dapat diandalkan bahkan harus segera dipensiun.
Rusia telah menyiapkan penggantinya yang masih duduk di papan gambar. Sebuah kapal induk yang didesain Krylov Shipbuilding Research Institute Rusia dan dikenal sebagai Proyek 23000E Storm.

Kapal induk baru ini akan memiliki panjang 1.082 kaki dan menggusur bobot 100.000 ton, sehingga 60 persen lebih besar dari Kuznetsov.

Kapal induk ini dirancang untuk bisa berlayar di 30 knot dan menggunakan sistem peluncuran pesawat elektromagnetik. Kapal akan menggunakan kekuatan nuklir.

Sayap pesawat Storm akan terdiri dari 70-90 pesawat, termasuk pesawat tempur, jet serang, pesawat peringatan dini udara, peperangan elektronik, dan pengintai.

Kapal juga akan membawa setidaknya selusin helikopter perang kapal selam dan utilitas. Untuk pertahanan desain kapal induk akan menggunakan sistem pertahanan udara jarak dekat, senjata anti kapal selam, rudal dan torpedo.

Tetapi Rusia sepertinya harus bekerja keras untuk menjadikan kapal ini siap pada 2030. Bukan hanya karena masalah dana, tetapi juga Rusia sendiri tidak benar-benar memiliki pengalaman dalam membangun kapal besar termasuk kapal induk. Terbukti, Rusia bahkan harus memesan kapal amfibi kelas Mistral ke Prancis yang kemudian dibatalkan oleh Paris dan kapal dijual ke Mesir.
 
 
4. Destroyer Kelas Lider
 
 Desain perusak kelas Lider Rusia/Sputnik
 
Storm, jika nanti benar-benar dibangun, akan membutuhkan pengawal yang mampu mempertahankannya serangan. Proyek 23.560 Leader, proyek Krylov Institute lain, akan menjadi kapal yang besar dan sangat mampu. Sebuah perusak rudal dipanduyang akan menggantikan kapal penjelajah dan kapal perusak Rusia yang ada.

Lider akan sangat besar dengan panjang 652 kaki dan menggusur bobot 17.500 ton. Ini akan menjadi perusak serbaguna dengan kemampuan anti-permukaan, anti kapal selam, dan perang anti udara.

Kapal ini akan memiliki hampir 200 rudal, dibagi menjadi 60 rudal jelajah antikapal dan 128 rudal antipesawat. Rudal-rudal antikapal diharapkan akan diisi rudal antikapal baru Zircon, dengan pertahanan udara yang disediakan oleh sistem rudal S-500.

Rusia mengharapkan untuk mulai membangun kapal perusak Lider pertama tahun 2019, dan diyakini 11 kapal akan dibangun.

 
5. Rudal Jelajah Kh-101
 
  Rudal Jelajah Kh-101
 
 
 Pertama kali digunakan untuk menyerang target ISIS dan kelompok lain di Suriah, Raduga Kh-101 adalah rudal terbaru Rusia. Kh-101 menggabungkan kemampuan penerbangan mengikuti lekuk bumi dan desain siluman serta rentang terpanjang dari setiap rudal. Ini menjadi paket sempurna untuk membangun kemampuan membunuh.

Rudal ini cukup besar dengan panjang 24,4 kaki dan dengan berat peluncuran 5.060 pound. Sebuah mesin turbofan mendorong rudal pada kecepatan subsonik tinggi, diperkirakan sekitar 0,77 Mach.

Rudal akan membawa 880-pound hulu ledak-dua kali lebih kuat dibanding pendahulunya, dan menggunakan GLONASS dengan tingkat akurasi 30 kaki.

Yang benar-benar luar biasa dari Kh-101 adalah jangkauannya yang dapat menyerang target 3.000 mil jauhnya, dan bahkan mungkin bisa mencapai 6.000 mil. Sebuah versi nuklir juga dibangun dan bisa membawa 250-kiloton hulu ledak nuklir.
 
 
(jtp/indo)
Item Reviewed: Ini Dia 5 Senjata Rusia Paling Berbahaya Tahun 2030 Rating: 5 Reviewed By: The Indonesian Post